Selasa, 30 Oktober 2018

Tak sesuai harapan

*📚 TAK SESUAI HARAPAN*

Kisah seorang ikhwah..

Yang amat mencintai istrinya..

Namun istrinya tak mencintainya..

Ia mengharapkan lelaki lain..

Yang lebih darinya..

Wanita itu telah pandai bahasa arab..

Sementara suaminya..

Hanya memahami bahasa Indonesia..

Wanita itu telah lama mengaji..

Sementara suaminya..

Sibuk membanting tulang mencari nafkah..

Tuk membahagiakan kekasihnya..

Wanita itu telah banyak menghafal Al Qur'an..

Sementara suaminya tak banyak bisa menghafal..


Mungkin..

Kini suaminya sudah tak berharga di matanya..

Mungkin..

Kini cintanya telah pudar di hatinya..

Karena tak sesuai harapannya..

Demikianlah..

Kisah cinta yang bertepuk sebelah..

Karena istrinya tertipu oleh kepintarannya..

Ilmu tak membuatnya semakin sayang pada suaminya..

Ilmu tak membuatnya semakin berbakti kepada suaminya..

Ilmu membuatnya angkuh..

Tak ada lagi cinta dihatiku kilahnya..

*Saudariku..*

*Engkau boleh lebih berilmu dari suamimu..*

*Tapi mungkin suamimu lebih takut kepada Allah darimu..*

*Engkau boleh punya banyak kelebihan di atas suamimu..*

*Tapi suamimu..*

*Mungkin lebih dicintai oleh Rabbmu karena ketawadlu'annya..*

Al Hasan Al Bashri rahimahullah berkata..

Ilmu itu bukanlah dengan banyak menghafal riwayat..

*Namun ilmu adalah yang menimbulkan rasa takut kepada Allah..*

*Dimanakah hadits yang telah engkau hafal, "Suamimu adalah Surgamu atau Nerakamu..*

Ya Rabb..

Berilah kami ilmu yang bermanfaat..

http://www.salamdakwah.com/artikel/672-tak-sesuai-harapan

📶 Y U K   S H A®E

______________________
🌐 S H A R E D   B Y °°

```WhatsApp Jember Mengaji```

<<< ©O N T A C    A D M I N >>>

♻I K H W A N ••
081997896633
♻A K H W A T••
  08179673019

🌐Fanspage FB:
facebook.com/jembermengaji

Yang Terbaik

📚 *YANG KAU INGINKAN BELUM TENTU YANG TERBAIK..*

Orang sukses itu bukanlah orang yang berhasil mendapatkan apa yang dia INGINKAN..

Tetapi orang sukses itu adalah orang yang berhasil mendapatkan KEBAIKAN dalam hidupnya..

🔴 Karena sesuatu yang berhasil didapat dari keinginannya belum tentu akan menjadi kebaikan dalam kehidupannya..

🔴 Oleh karenanya kita tidak diperintah untuk meminta apa yang kita inginkan. Tetapi kita dianjurkan untuk meminta kebaikan dunia akhirat..

Allah Subhanahu wa Ta'ala sebutkan sebuah doa dalam Al Qur’an :

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari siksa neraka.” (Qs. Al-Baqarah 201)

Saudaraku..

*Apa yang kau inginkan belumlah tentu bahwa itu yang terbaik..*

*Maka mintalah selalu yang terbaik dari sisi Allah..*

Karena Allah Ta'ala berfirman :

وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah yang mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Qs. Al-Baqarah 216)

Semoga Allah mudahkan kita dalam kebaikan..

_____________________________

🖋  Penyusun | Abdullah bin Suyitno (عبدالله بن صيتن)

📝 Disusun 6 Jumadal Akhirah 1437 H / 16 Maret 2016

🌍 Web | shahihfiqih.com/artikel/yang-kau-inginkan-belum-tentu-yang-terbaik/

📶 Y U K   S H A®E

______________________
🌐 S H A R E D   B Y °°

```WhatsApp Jember Mengaji```

<<< ©O N T A C    A D M I N >>>

♻I K H W A N ••
081997896633
♻A K H W A T••
  08179673019

🌐Fanspage FB:
facebook.com/jembermengaji

Kamis, 25 Oktober 2018

Arti Shadaqah

*📚 LUASNYA ARTI SHADAQAH DALAM ISLAM*

 BBG AL ILMU

🌴🌴🌴
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu , ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Setiap ruas tulang manusia atasnya bersedekah pada setiap hari di mana matahari terbit, engkau berbuat adil di antara dua orang adalah sedekah, engkau membantu seseorang dalam binatang tunggangannya, lalu engkau menaikkannya ke atasnya, atau engkau mengangkatkan barangnya ke atasnya adalah sedekah, kalimah thayyibah (atau perkataan yang baik) adalah sedekah, dan setiap langkah yang engkau lakukan menuju shalat adalah sedekah, dan engkau menyingkirkan sesuatu yang menyakitkan dari jalan adalah sedekah.” (HR Bukhari dan Muslim).

Hadits ini adalah hadits shahih, diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam hadits no. 2707, 2891, 2989 dan juga diriwayatkan oleh Imam Muslim hadits no. 1009.

Hadits ini, sebagaimana hadits sebelumnya (hadits Arba’in no. 25), merupakan hadits agung yang menjelaskan tentang keluasan pengertian sedekah menurut agama Islam.

🌴🌴🌴
Bahwasanya juga sedekah tidak hanya berarti menyumbangkan harta untuk kebaikan, akan tetapi mencakup pengertian yang sangat luas

🌴🌴🌴
Hadits ini dengan berbagai perbedaan redaksinya mengandung banyak pelajaran, di antaranya:

1. Luasnya pengertian sedekah, baik dari sisi harta maupun dari sisi potensi tubuh manusia.

2. Mensyukuri nikmat Allah Ta’ala yang sangat melimpah kepada kita dan bahkan tidak dapat kita hitung.

3. Fadhilah atau keutamaan shalat dhuha.

4. Semangat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam membuka peluang kebaikan bagi umatnya dan upaya beliau untuk menghilangkan dan menutup kemungkinan munculnya sifat putus asa dan rasa tidak mampu dlm sedekah.
 
Www.abu-riyadl.blogspot.com

📶 Y U K   S H A®E

______________________
🌐 S H A R E D   B Y °°

```WhatsApp Jember Mengaji```

<<< ©O N T A C    A D M I N >>>

♻I K H W A N ••
081997896633
♻A K H W A T••
  08179673019

🌐Fanspage FB:
facebook.com/jembermengaji

Yang Terbaik

*📚 YANG TERBAIK PILIHAN ALLAH.*

• Saat yang terencana tak kunjung tumbuh meski hingga lelah...

• Justru yang tak terpikir tumbuh tak terduga lebih indah...

• Itulah rencana Allah...

• Itulah coretan pena yang tertulis dalam sebuah kitab disisiNya...

500 abad (50.000 tahun) sebelum Ia menciptakan langit dan bumi...

كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

“Allah telah menetapkan takdir untuk setiap makhluk sejak lima puluh ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim 2653)

👤 Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhuma berkata :

من اتكل على حسن اختيار الله له، لم يتمن شيئا. وهذا حد الوقوف على الرضى بما تصرف به القضاء

“Barangsiapa yang bersandar kepada baiknya pilihan Allah untuknya maka dia tidak akan mengangan-angankan sesuatu selain keadaan yang Allah pilihkan untuknya.

*Inilah batasan sikap selalu ridha terhadap semua ketentuan takdir dalam semua keadaan yang Allah berlakukan bagi hambaNya.” (Siyaru A’laamin Nubalaa’ 3/262)*

Jika engkau merasa berat ingatlah bahwasanya dibalik rencana Allah tersimpan banyak kebaikan bagimu..

فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلُ اللهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

"Karena barangkali kalian tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (Qs. An Nissa 19)

Yakinlah dengan apa yang Allah pilihkan dalam takdirmu, bahwa itulah yang terbaik...

Karena sesuatu yang engkau inginkan belum tentu akan menjadi kebaikan dalam hidupmu...

Tapi apa yang Allah pilihkan, pasti merupakan kebaikan bagimu...

وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ

"Allah yang mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui." (Qs. Al-Baqarah 216) 

_______________________

📜 Penyusun | Abdullah bin Suyitno (عبدالله بن صيتن)  

📝 Disusun | 18 Jumadal Akhirah 1437 H

📶 Y U K   S H A®E

______________________
🌐 S H A R E D   B Y °°

```WhatsApp Jember Mengaji```

<<< ©O N T A C    A D M I N >>>

♻I K H W A N ••
081997896633
♻A K H W A T••
  08179673019

🌐Fanspage FB:
facebook.com/jembermengaji

Jangan berhenti berdoa

*📚 (Jangan) Berhenti Berdoa*

Manusia itu.. Semakin sering diminta lama-kelamaan akan kesal juga, bahkan bisa jadi marah.

Adapun Allah Rabb seluruh manusia, suka bila sering diminta dalam untaian doa.

A. Jangan Sombong

Allah ta'ala berfirman,

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
.
Dan Rabb-mu berfirman: “Berdoalah kepadaKu, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu.

Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk Neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS al-Mu'min/Ghafir: 60)

Orang yang meminta, tanda ia butuh dan bergantung kepada yang dipinta.

Jangan jadi sombong dengan merasa tidak membutuhkan pertolongan.

B. Mintalah

Jangan pula merasa risih dan berat dalam berdoa saat meminta kepadaNya.

Apapun itu, baik hajat keperluan dunia terlebih lagi akhirat.

Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّهُ مَنْ لَمْ يَسْأَلْهُ يَغْضَبْ عَلَيْهِ

Sesungguhnya barangsiapa tidak berdoa meminta kepada Allah maka Allah akan marah kepadanya.. (HR at-Tirmidzi: 3373, Ibnu Majah: 3727)

Jangan pernah khawatir akan terkabulkannya doa namun takutlah bila mulai berhenti berdoa.
.
✏ sahabatilmu
.
📲 IG dan TG @kajianislamchannel

📶 Y U K   S H A®E

______________________
🌐 S H A R E D   B Y °°

```WhatsApp Jember Mengaji```

<<< ©O N T A C    A D M I N >>>

♻I K H W A N ••
081997896633
♻A K H W A T••
  08179673019

🌐Fanspage FB:
facebook.com/jembermengaji

Berlapang dada

*📚 BERLAPANG DADA*

BBG AL ILMU

🖋 Ust DR Syafiq R Basalamah MA, حفظه الله

🌴🌴🌴
Akhi Ukhti…
 
pernahkah engkau dituduh dengan susuatu yang pada hakekatnya tidak ada pada dirimu?

Bagaimana perasaanmu?
marah, gundah gulana, risau, dadanya menjadi sempit, sehingga susah untuk bernafas………
 
🌴🌴🌴
Maka tatkala itu ingatlah, bahwa dirimu juga pernah dipuji dengan susuatu yang mungkin tidak ada pada dirimu…

mungkin…
karena yang mengenal hakekat dirimu hanyalah kamu dan yang menciptakan dirimu

🌴🌴🌴
tidak semua kacang yang kulitnya indah, kokoh, bersih, isinya juga seperti itu
 
jadi berlapang dadalah, menghadapi apa yang menimpa dirimu…
 
🌴🌴🌴
Akhi Ukhti…

kira-kira seperti itulah makna pesan dari seorang wanita sholehah, Ummu Darda’, tatkala sampai ketelinganya tuduhan palsu, suara sumbang tentang dirinya

((إن نُؤَبَّنْ أي نُتّهم بما ليس فينا فطالما زُكِّينا بما ليس فينا)) روضة العقلاء، لابن حبان: 178

📶 Y U K   S H A®E

______________________
🌐 S H A R E D   B Y °°

```WhatsApp Jember Mengaji```

Mengenal Seseorang

📚 *Kapan Kita Mengenal Seseorang?*

Ada seorang laki-laki berkata kepada Umar: "Sesungguhnya si fulan itu orangnya baik".

Umar: "Apakah kamu pernah bersafar bersamanya ?"

Lelaki: "Belum pernah".

Umar: "Apakah kamu pernah bermu'amalah dengannya ?"

Lelaki: "Belum pernah".

Umar: "Apakah kamu pernah memberinya amanah ?"

Lelaki: "Belum pernah".

 
Umar: "kalau begitu kamu tidak punya ilmu tentangnya. Barangkali kamu hanya melihat dia sholat di masjid".

(Mawa'idz shohabah hal. 65)

Mengapa Umar mempertanyakan 3 perkara ini ya akhi ?

Karena dengan safar, kita dapat mengetahui karakter dan watak seseorang sesungguhnya..

Safar adalah bagian dari adzab, capek dan melelahkan, disaat itu akan tampak watak asli seseorang..

Dengan mu'amalah seperti jual beli dan lainnya, kita dapat mengetahui akhlak seseorang..

Dan dengan memberi amanah, kita dapat mengetahui kadar amanah dan agama seseorang..

Sungguh, pertanyaan yang cerdas..

Yang menunjukkan kepada pengalaman dan keilmuan..

- Repost -

🌐 Sumber : SalamDakwahCom
                                                                                                         
                                                                     
✒ Ditulis oleh :
Ustadz Badru Salam, Lc. حفظه الله تعالى

📶 Y U K   S H A®E

______________________
🌐 S H A R E D   B Y °°

```WhatsApp Jember Mengaji```

Selasa, 23 Oktober 2018

Membakar kalimat Tauhid

*Kalimat Tauhid Dibakar, Ada Apa...??*
-----------

Apapun alasannya, sulit rasanya membayangkan ada mukmin yang bakal tega secara sadar menghinakan dan membakar Kalimat Tauhid. Jika alasannya untuk membela Nusantara, maka tak ada alasan yang lebih kontradiktif dari alasan tersebut. Betapa tidak, Nusantara ini tidak akan lahir tanpa Rahmat Allah melalui darah-darah mujahidin yang memekikkan Kalimat Tauhid dan Takbir.

*

كل إناء بما فيه ينضح

_"Kullu inaa-in bimaa fiihi yandhohu"_

Demikian petuah bijak Arab menyebutkan. Maknanya; "bejana, hanya akan menumpahkan apa yang ditampungnya". Jika comberan yang ditampung, maka comberan pula yang akan tumpah. Jika kesturi, maka kesturi. Mustahil bejana berisi comberan akan menumpahkan kesturi. Mustahil juga sebaliknya.

Jika hati penuh dengan comberan, maka aksi comberan pula yang akan tampil. Jika hati terbakar kebencian terhadap Kalimat Tauhid, jangan heran jika tangan-tangan nista bakal tega membakar Kalimat Tauhid.

Mereka tak kuasa menyembunyikan kebusukan isi hati mereka. Akhirnya Allah singkap juga. Mulut mereka telah menyanyikan senandung kebencian. Itu belum seberapa, yang mereka simpan di dalam dada, lebih dahsyat lagi kebusukannya:

قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ

_"...Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang tersembunyi di hati mereka lebih jahat lagi..."_ [al-Imran: 118]

*

Kalimat Tauhid adalah pemersatu. Kenapa kalian bakar...?? Tidakkah kalian takut Allah bakal membakar kalian...?? Dulu, kepada Ahlul Kitab saja, Nabi ﷺ mengajak mereka bersatu dengan kalimat Tauhid. Lantas kenapa di hadapan 200an juta umat muslim Nusantara--dan dunia--kalian justru membakar kalimat pemersatu tersebut...?? Yang kalian lakukan justru bakal mengoyak-ngoyak Nusantara. Inikah representasi "Islam Nusantara" yang kalian bangga-banggakan itu...??

Kalian selalu membangga-banggakan "Islam Nusantara" yang menurut kalian santun-berbudaya serta jauh dari radikalisme itu. Lantas, apakah membakar Kalimat yang paling sakral di hati umat Islam adalah aksi yang santun berbudaya menurut kalian..?? Bahkan akal sepandir-pandir orang, tak akan menganggapnya santun-berbudaya. Jika aksi tersebut bukan radikalisme menurut kalian, maka sungguh kita sudah tak mampu lagi mendefinisikan apa itu radikalisme. Sebab, tak ada aksi yang lebih radikal dan ekstrim dari aksi kalian membakar Kalimat Tauhid.

*

Wajar orang-orang mukmin marah. Kemarahan itu justru tanda simpul iman yang kuat. Rasulullah ﷺ bersabda:

أوثق عرى الإيمان: الحب في الله والبغض في الله

_"Simpul ikatan iman yang paling kuat adalah; cinta karena Allah, dan marah karena Allah"_ [HR. Ahmad dan al-Hakim]

Ya, marah karena syiar Allah yang teragung dihinakan dengan dibakar. Jika marah karena Kalimat Tauhid dibakar adalah simpul iman yang kuat, lantas bersuka cita membakar Kalimat Tauhid itu apa namanya..??

Pengagungan terhadap syi'ar-syi'ar ajaran Allah adalah tanda ketakwaan hati:.

ذَٰلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ

_Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya hal itu timbul dari ketakwaan hati._ [Al-Hajj: 32]

Syiar Allah yang terbesar adalah Kalimat Tauhid. Jika mengagungkan Kalimat Tauhid adalah tanda ketakwaan, lantas menghinakan Kalimat tersebut kita sebut apa....?? Apa namanya kalau bukan kedurhakaan pada Allah Penguasa Semesta Alam...??

Orang-orang kafir di negeri ini tak ada yang berani bicara miring perihal Kalimat Tauhid. Kalian justru suka cita membakarnya dan mengekspos dengan video.

*

Dulu, orang-orang munafik sembunyi dalam kekafiran mereka. Hari ini, al-munaafiquun terang-terangan mengkampanyekan ingkar pada syariat Allah dan Rasul-Nya. Kemunculan mereka ini, dikarenakan kaum muslimin sudah mulai sadar dan mau kembali kepada syari'at Allah. Mereka tak ridho. Segala upaya mereka kerahkan untuk menjauhkan manusia dari Islam yang hakiki. Dicetuskanlah model "Islam Nusantara" sebagai alternatif "Islam" yang pada hakikatnya ini adalah Liberalisme dan Pluralisme yang berganti baju. Ini adalah model Liberalisme dan Pluralisme radikal bin ekstrim, karena sudah bukan wacana lagi, tapi sudah berani melancarkan aksi "radikal" dan "intoleran" terhadap penganut agama mayoritas di Nusantara ini.

Bagi yang masih merasa beriman, janganlah diam melihat kemungkaran ini. Sampaikan nasehat. Berikan peringatan. Perkuat dakwah Tauhid dan Sunnah. Ajak keluarga dan kerabat untuk kembali kepada Allah. Kembali meramaikan masjid untuk mempelajari agama Allah yang agung ini. Tak perlu membalas aksi radikal mereka dengan aksi kekerasan dan main hakim sendiri. Biar pihak berwenang yang turun menangani mereka. Jika manusia berbondong-bondong kembali pada Islam yang agung ini, justru inilah yang bakal membuat mati kutu para pembenci syariat itu. Api amarah uang membara di dalam dada mereka, akan membakar diri mereka sendiri.

قُلْ مُوتُوا بِغَيْظِكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

_"Katakan!, “Matilah kamu karena kemarahanmu itu!” Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala isi hati."_ [al-Imran: 119]

Semoga Allah mengembalikan para pembakar Kalimat Tauhid itu kepada hidayah. Dan semoga dengan tulisan ini, kita punya alasan di hadapan Allah kelak, ketika ditanya; "apa sikapmu ketika melihat kalimat syahadat-mu dihinakan dan dibakar...??" Sebab jika kita diam, kita pula yang bakal kena getahnya. Allah berfirman:

وَإِذْ قَالَتْ أُمَّةٌ مِنْهُمْ لِمَ تَعِظُونَ قَوْمًا ۙ اللَّهُ مُهْلِكُهُمْ أَوْ مُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا شَدِيدًا ۖ قَالُوا مَعْذِرَةً إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

_"Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata, “Mengapa kamu menasihati kaum yang akan dibinasakan atau diazab Allah dengan azab yang sangat keras?” Mereka menjawab, “Agar kami mempunyai alasan (lepas tanggung jawab) di hadapan Tuhanmu, dan agar mereka (kembali) bertakwa.”_

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ أَنْجَيْنَا الَّذِينَ يَنْهَوْنَ عَنِ السُّوءِ وَأَخَذْنَا الَّذِينَ ظَلَمُوا بِعَذَابٍ بَئِيسٍ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ

_"Maka setelah mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, *Kami selamatkan orang-orang yang melarang orang berbuat jahat* dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zhalim siksaan yang keras, disebabkan mereka selalu berbuat fasik."_ [Al-A'raf: 164-165]

****

____
✍️ Johan Saputra Halim

Telegram: t.me/kristaliman
Web: alhujjah.com

Minggu, 21 Oktober 2018

Dhuha

📚 *Dhuha: Sedekah 360 Sendi*

Satu saja bagian tubuh sakit maka seluruh badan akan tak nyaman..

Satu saja persendian terjepit niscaya tubuh jadi tak karuan..

Karenanya bersyukurlah atas nikmat yang ada..
Diantaranya dengan shalat dhuha..

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ

“Di pagi hari seluruh persendian kalian hendaklah bersedekah.

فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ

Setiap bacaan tasbih (Subhanallah) adalah sedekah, setiap bacaan tahmid (Alhamdulillah) adalah sedekah, setiap bacaan tahlil (Laa ilaha illallah) adalah sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu Akbar) adalah sedekah.

Amar ma’ruf dan nahi mungkar juga sedekah..

وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى

Dan seluruhnya dapat tercukupkan dengan dua raka’at shalat Dhuha..” (HR Muslim: 720)

Raka'at ringan di waktu dhuha.. Cobalah..

@sahabatilmu

📶 Y U K   S H A®E

______________________
🌐 S H A R E D   B Y °°

```WhatsApp Jember Mengaji```

<<< ©O N T A C    A D M I N >>>

♻I K H W A N ••
081997896633
♻A K H W A T••
  08179673019

🌐Fanspage FB:
facebook.com/jembermengaji

Sabtu, 20 Oktober 2018

Jadilah Hamba yang sholih

*📚 JADILAH HAMBA YANG SHALIH*

Hamba yang shalih adalah kekasih Allah, yang merasakan kebahagiaan, kelezatan, kenikmatan, kerinduan, kekhusyu'an dan kecintaan kepada Allah dalam shalat mereka, yang memenuhi jiwa mereka yang bersih dari hati yang kotor...

Hamba yang shalih adalah yang bertaqwa, yang bibirnya selalu basah dalam membaca al-Qur'an, wajahnya pucat karena jarang tidur malam untuk shalat, ampunan Allah menjadi dambaan, menangis karena takut kepada Allah menjadi kebiasaan...

Hamba yang shalih banyak di antara mereka tidak dikenal di tengah manusia dan orang tidak merasa kehilangan saat mereka tidak ada, karena keinginan mereka adalah ingin terkenal di akhirat dan bukan untuk dikenal oleh penduduk dunia...

Hamba yang shalih tidak pernah merasa aman dari adzab Allah, rasa takut mencabik-cabik hatinya dan membuat mata mereka selalu banjir dengan air mata...

Hamba yang shalih sudah merasa puas dari dunia ini walaupun hanya sekedar mendapatkan sesuatu yang hanya bisa untuk menguatkan badan...

Hamba yang shalih telah menjual dunia yang hanya sekejap ini untuk ditukar dengan negeri akhirat yang penuh dengan kebahagiaan yang kekal dan abadi...

Hamba yang shalih selalu mengorbankan diri untuk Allah, hingga Allah menganugerahkan petunjuk dan ketakwaan ke dalam hati, jiwa dan pikiran mereka...

Hamba yang shalih berusaha mengikuti sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya dalam memahami dan mengamalkan Islam...

Wahai saudaraku...

Sudah lama diri ini menjadi seorang muslim, lalu kapankah kita menjadi hamba yang shalih, bertakwa dan dicintai oleh Allah 'Azza wa Jalla ...?

Kenapa diri ini sedikit perubahannya...?
Kenapa diri ini sedikit pengorbanannya...?
Kenapa diri ini sedikit kesungguhannya...?

Ketahuilah, tubuh ini tidak akan merasakan lezatnya makanan ketika sakit, lalu bagaimana bisa seorang hamba dapat merasakan lezatnya beribadah kepada Allah ketika ia terus berbuat dosa...?

Kelezatan dalam bermaksiat kepada Allah adalah kesenangan sebentar yang akan mendatangkan penyesalan dan murka-Nya...

Kelezatan dalam ketaatan kepada Allah adalah kesenangan hakiki yang akan mengantarkan seseorang kepada Surga dan keridhoan-Nya...


✍ Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar

Editor :  Asy-Syamil.com

📶 Y U K   S H A®E

______________________
🌐 S H A R E D   B Y °°

```WhatsApp Jember Mengaji```

<<< ©O N T A C    A D M I N >>>

♻I K H W A N ••
081997896633
♻A K H W A T••
  08179673019

🌐Fanspage FB:
facebook.com/jembermengaji

Jumat, 19 Oktober 2018

Tak seindah alas permadani

📚  *Oh...Alangkah Besarnya Penyesalan*

Bagaimana mata kan terpejam, kalau ia terbelalak diam, dimana seharusnya ia sangat awam, di Surga atau Neraka ia berdiam...

Seseorang yang tergoda oleh nafsu syahwat, ia akan cepat menghampirinya, dan tidak pernah berpikir tentang apa akibat yang akan ditimbulkannya kelak...

Berapa banyak penyesalan yang telah ia teguk di dalam menjalani sisa-sisa hidupnya...? Berapa besar kehinaan yang ditanggung setelah kematiannya...?

Ingatlah hari yang tidak bisa dihindarkan datangnya, yaitu mempertanggungjawabkan semua perbuatan di hadapan Allah, dan itu disebabkan oleh kenikmatan sesaat, yang terasa bagaikan sebuah kilat...

Alangkah mengkhawatirkan bagi orang yang meyakini sebuah perintah, akan tetapi setelah itu ia pun melupakannya. 
Sungguh, sebesar-besar hukuman adalah apabila si terhukum tidak merasa dirinya sedang dihukum...

Ketahuilah bahwa derajat yang tinggi di sisi Allah tidak akan diraih kecuali setelah bersungguh-sungguh...

Sungguh-sungguh tidak akan ada kecuali setelah adanya rasa takut...

Rasa takut tidak akan ada kecuali setelah adanya keyakinan...

Keyakinan tidak akan ada kecuali setelah adanya ilmu...

Ilmu tidak akan ada kecuali setelah belajar...

Dan belajar sulit dilakukan jika tanpa adanya niat, tekad dan semangat yang kuat...

Perbaharuilah taubat setiap waktu, dan jadikanlah umur dalam tiga waktu : 
untuk ilmu, beramal dan waktu untuk memenuhi hak dan kewajiban...

Hindarilah maksiat hati, yaitu menganggap sedikitnya rezeki, menganggap remeh nikmat Allah, lalai dari Allah, menganggap remeh bencana agama, menganggap besar dunia dan bersedih hati karena dunia yang telah meninggalkannya...

Dosa itu mewariskan kelalaian...
Kelalaian mewariskan kekerasan hati...
Kekerasan hati mewariskan jauh dari Allah...
Jauh dari Allah mewariskan Neraka...

Umur manusia hanyalah hitungan hari...
Manusia akan mendapatkan kebahagiaan jika ia menghibahkan dirinya untuk Allah 'Azza wa Jalla...

Ingatlah suatu hari, dimana penyesalan tidaklah berguna lagi...

ٌيَا حَسْرَتَا عَلَىٰ مَا فَرَّطْتُ فِي جَنْبِ اللَّهِ...

"...Alangkah besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah..." 
(QS. Az-Zumar [39]: 56)

يَقُولُ يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي

"Dia mengatakan : "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu mengerjakan (amal shalih) untuk hidupku ini" 
(QS. Al-Fajr [89]: 24)

قَالُوا يَا حَسْرَتَنَا عَلَىٰ مَا فَرَّطْنَا فِيهَا...

"...Mereka berkata : Sungguh betapa menyesalnya kami atas apa yang kami sia-siakan dahulu di dunia..." 
(QS. Al-An'aam [6]: 31)

يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِي النَّارِ يَقُولُونَ يَا لَيْتَنَا أَطَعْنَا اللَّهَ وَأَطَعْنَا الرَّسُولَا

"Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam Neraka, mereka berkata : "Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul" 
(QS. Al-Ahzab [33]: 66)

Semoga Allah Ta'ala selalu memberikan taufiq bagi para pengikut kebenaran, dan semoga Dia menjadikan kita termasuk bagian dari mereka...

Aamiin...

http://www.salamdakwah.com/artikel/4607-ohalangkah-besarnya-penyesalan

🌐 Sumber : SalamDakwahCom
                         
                                                                          ✒ Ditulis oleh Ustadz Najmi Umar Bakkar,  حفظه الله تعالى

📶 Y U K   S H A®E

______________________
🌐 S H A R E D   B Y °°

```WhatsApp Jember Mengaji```

<<< ©O N T A C    A D M I N >>>

♻I K H W A N ••
081997896633
♻A K H W A T••
  08179673019

🌐Fanspage FB:
facebook.com/jembermengaji

Amalan hari Jumat

📚 *AMALAN DI HARI JUM'AT.*

Allah Ta'ala berfirman: “Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman” (QS. Adz Dzaariyaat [51]: 55)

📖 Hari ini Hari Jum'at, Yuk perbanyak *shalawat Nabi*. Dan *baca surat al-Kahfi*.

Rasulullah ﷺ bersabda : "Perbanyaklah shalawat kepadaku pada pada hari Jum'at dan malam Jum'at. Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali." (HR. Al Baihaqi, shahih).

Rasulullah ﷺ bersabda : “Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi, shahih).

Di antara bentuk shalawat yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ kepada para sahabatnya, disebutkan dalam hadits shahih, adalah:

Allahumma shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kamaa shallaita 'alaa Ibrahim wa 'alaa aali Ibrahim, innaka Hamiidum Majiid. Allahumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kama baarakta 'alaa Ibrahim wa 'alaa aali Ibrahim, innaka Hamiidum Majiid.

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dan dimudahkan untuk mengamalkannya. Aamiin.

📶 Y U K   S H A®E

______________________
🌐 S H A R E D   B Y °°

```WhatsApp Jember Mengaji```

<<< ©O N T A C    A D M I N >>>

♻I K H W A N ••
081997896633
♻A K H W A T••
  08179673019

🌐Fanspage FB:
facebook.com/jembermengaji

Belajar Sunnah

*📚 Di saat hendak tidur*

Dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahawa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

إِذَا أَوَى أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ، فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ، فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ، وَلْيُسَمِّ اللهَ، فَإِنَّهُ لَا يَعْلَمُ مَا خَلَفَهُ بَعْدَهُ عَلَى فِرَاشِهِ، فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَضْطَجِعَ، فَلْيَضْطَجِعْ عَلَى شِقِّهِ الْأَيْمَنِ، وَلْيَقُلْ: سُبْحَانَكَ اللهُمَّ رَبِّي بِكَ وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَرْفَعُهُ، إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَاغْفِرْ لَهَا، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ .
. “Jika salah seorang di antara kalian mendatangi tempat tidurnya, maka hendaklah dia ambil satu sisi dari kainnya lalu dia kibaskannya pada tempat tidurnya,
serta sebutlah nama Allah (baca: bismillaah), kerana dia tidak tahu apa yang berada di atas tempat tidurnya ketika sepeninggalannya

Kemudian ketika dia hendak baring, maka baringlah di atas sisi kanannya, dan ucapkanlah (doa) "Maha suci Engkau ya Allah ya Tuhan-ku, dengan (pertolongan) Engkau aku meletakkan tubuh-ku, dan dengan (pertolongan) Engkau aku mengangkatnya kembali.
Jika engkau mengambil ruh-ku maka ampunilah ia. Dan jika Engkau mengembalikannya maka jagalah ia sebagaimana Engkau menjaga hamba-hamba-Mu yang soleh.” [Shahih Muslim, no. 2714]
.
.
.
Follow @dakwah_tarbiyyah

📶 Y U K   S H A®E

______________________
🌐 S H A R E D   B Y °°

```WhatsApp Jember Mengaji```

<<< ©O N T A C    A D M I N >>>

♻I K H W A N ••
081997896633
♻A K H W A T••
  08179673019

🌐Fanspage FB:
facebook.com/jembermengaji